Aku selalu bermimpi ...
Bertemu dia yang selalu kunanti
Berpeluk mesra raga disisi
Berpadu cerita hari dilalui
Berpandang mata tersenyum kembali
Wahai Engkau Penguasa Naluri
Izinkan aku mengerti ...
Rahasia hati ...
Disinilah aku berkisah, tentang satu masa kehidupanku yang paling utama, di saat nuraniku harus melawan dunia yang tiada lagi berjiwa, apalagi bisa menghargai cinta ...
Ketika bibir tak bisa lagi mengucap cinta,
Ketika jari tak bisa lagi menyurat rindu,
Maka angin yang akan menyampaikannya untukmu
Satu kumpulan percakapan Made Windu Antara Kesiman kepada penguasa alam ...
2 commentaires:
romantis..........
hick..hick....
Hmmmm......
Wahai pejuang yang sedang meratapi nasib...!
ingatlah bahwa perjuangan untuk cinta sejati hanya berhenti ketika nyawa meninggalkan raga...
ingatlah bahwa cinta sejati tak pernah mengenal kata kecewa...
dan ingatlah...
Perjuangan bukan hanya dengan menunggu dan mengumbar kata-kata...
tiu pun jika kau menganggap dia sangat berharga....
Post a Comment